Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPolitik

PSI Parigi Moutong Telah Bagi 2.700 Paket Sembako dan Siapkan Pemberdayaan

×

PSI Parigi Moutong Telah Bagi 2.700 Paket Sembako dan Siapkan Pemberdayaan

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Ketua DPD PSI Parigi Moutong, Mahamudin. (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Pembagian sembako menjadi langkah awal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Tak berhenti pada kegiatan sosial, PSI juga merencanakan program pemberdayaan berbasis potensi lokal untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua DPD PSI Parigi Moutong, Mahamudin, mengatakan pihaknya telah menerima sebanyak 2.700 paket sembako gratis yang disalurkan kepada pengurus partai. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan berlangsung secara berkala, dengan perkiraan interval sekitar tiga bulan.

Menurut Mahamudin, pembagian sembako merupakan tahap awal untuk membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, PSI ingin mengenali kebutuhan sekaligus menggali potensi yang dapat dikembangkan di lingkungan masyarakat.

“Di awalnya kita mulai dengan memberikan sembako, kita hadir dengan mereka. Setelah kita bisa berkomunikasi secara langsung, kita akan mengidentifikasi potensi yang mereka miliki,” ujar Mahamudin saat diwawancarai di Sekretariat PSI, Kamis (22/10/2026).

Ia menegaskan, kontribusi partai tidak semestinya hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial yang bersifat sementara. PSI, kata dia, ingin mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki sehingga memberikan dampak terhadap kesejahteraan mereka.

Berita lainnya :  Genting Parimo Diperkuat, Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Mahamudin menilai Kabupaten Parigi Moutong memiliki sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor kelautan hingga kawasan pegunungan. Namun, menurutnya, kekayaan potensi tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, ia berpandangan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Masyarakat dinilai perlu mendapatkan dukungan agar mampu mengenali peluang, mengelola potensi lokal, dan mengembangkannya menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.

“Kami tidak ingin hadir hanya untuk mengambil KTP masyarakat sebagai syarat bergabung dengan partai. Kami ingin mengidentifikasi potensi yang mereka miliki dan berupaya membantu memaksimalkannya,” katanya.

Mahamudin menjelaskan, pendekatan yang ingin dibangun PSI tidak hanya berorientasi pada penambahan anggota partai. Lebih dari itu, ia ingin para kader turut berperan dalam mengenali persoalan masyarakat dan membantu membuka peluang pengembangan ekonomi sesuai dengan potensi masing-masing wilayah.

Berita lainnya :  Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Parimo, Warga Panik Sesaat

Meski demikian, rencana pemberdayaan tersebut masih memerlukan perencanaan lebih lanjut. Mahamudin belum merinci bentuk program yang akan dijalankan, sektor yang menjadi prioritas, maupun dukungan anggaran yang disiapkan untuk merealisasikannya.

Selain pemberdayaan ekonomi, Mahamudin juga mengungkapkan gagasannya untuk menyediakan komputer di setiap kecamatan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu pencatatan data masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan administrasi di tingkat wilayah.

Ia turut menyinggung kemungkinan keterlibatan pengurus PSI dalam membantu mengoordinasikan kebutuhan administrasi kependudukan, termasuk pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), melalui jaringan pengurus di tingkat desa dan kecamatan.

Menurutnya, koordinasi secara berjenjang dapat menjadi salah satu cara untuk membantu masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan agar lebih mudah memperoleh informasi mengenai pelayanan administrasi.

“Saya bahkan bermimpi mendatangkan komputer di tiap kecamatan agar data masyarakat bisa tercatat. Termasuk urusan administrasi seperti KTP, kami ingin membantu mempermudah prosesnya,” ujarnya.

Kendati demikian, gagasan tersebut masih perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi pemerintah terkait. Pengurusan dokumen kependudukan tetap harus mengikuti prosedur resmi serta kewenangan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Berita lainnya :  KRPC Parigi Moutong Rayakan 16 Tahun Perjalanan Penuh Kebersamaan

Mahamudin menambahkan, sosialisasi mengenai arah gerakan PSI telah dilakukan di tingkat kecamatan. Tahap selanjutnya, partai berencana memperluas penyampaian program hingga ke pengurus desa dan masyarakat di tingkat akar rumput.

Ia berharap para kader tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga mampu memahami persoalan yang dihadapi masyarakat serta mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan.

Menurutnya, kegiatan sosial dan pemberdayaan perlu berjalan beriringan sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat.

Dengan telah diterimanya 2.700 paket sembako tersebut, PSI Parigi Moutong kini memiliki rencana untuk memperluas kegiatan sosial menuju pemberdayaan masyarakat. Namun, realisasi rencana itu masih akan menjadi tahap berikutnya yang perlu dibuktikan melalui program yang terukur, memiliki arah pelaksanaan yang jelas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Total Views: 1030

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *