Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPolitik

PSI Parigi Moutong Perkuat Kader Desa, Bidik Kursi DPRD

×

PSI Parigi Moutong Perkuat Kader Desa, Bidik Kursi DPRD

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Ketua DPD PSI Parigi Moutong, Mahamudin. (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Penguatan struktur organisasi hingga tingkat desa menjadi salah satu langkah yang disiapkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, untuk menghadapi pemilu mendatang. Melalui konsolidasi kepengurusan dan perluasan jaringan kader, PSI mulai mempersiapkan basis organisasi sekaligus membidik perolehan kursi di DPRD.

Ketua DPD PSI Parigi Moutong, Mahamudin, mengatakan struktur kepengurusan partainya telah disiapkan hingga tingkat kecamatan dan desa. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan organisasi sekaligus memastikan kesiapan partai dalam menghadapi tahapan pemilu.

Hal itu disampaikan Mahamudin saat menerima kunjungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Sekretariat PSI Parigi Moutong, Kamis (22/10/2026). Pertemuan tersebut membahas konsolidasi partai, kesiapan administrasi kepengurusan dan keanggotaan, serta kelengkapan persyaratan yang perlu dipersiapkan sejak dini.

Mahamudin mengungkapkan, pengalaman pada pemilu sebelumnya menjadi pelajaran penting bagi partai politik untuk memastikan keabsahan data keanggotaan. Menurutnya, keberadaan anggota secara administratif harus diikuti dengan kelengkapan dan konfirmasi data agar tidak menimbulkan persoalan ketika memasuki tahapan pemilu.

Berita lainnya :  Denda Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Berubah, Polemik Mencuat

“Belajar dari pengalaman sebelumnya, ada partai yang memiliki anggota, tetapi keanggotaannya belum terkonfirmasi. Karena itu, kami membahas persoalan administrasi, kelengkapan sekretariat, dan berbagai persyaratan yang perlu disiapkan sejak awal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, DPD PSI Parigi Moutong telah merampungkan surat keputusan (SK) kepengurusan di tingkat kecamatan. Pengembangan organisasi juga dilakukan dengan membentuk kepengurusan hingga tingkat desa, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan memperluas jangkauan partai di tengah masyarakat.

Menurut Mahamudin, komposisi kepengurusan yang disiapkan bahkan mencapai sekitar 15 orang di setiap desa. Sementara itu, kelengkapan identitas sekretariat berupa neon box untuk tingkat kecamatan telah dicetak dan kini tinggal menunggu pendistribusian.

“Struktur kepengurusan sudah lengkap. Bahkan, kami sudah menyiapkan kepengurusan hingga 15 orang per desa. Untuk neon box, sudah dicetak dan tinggal didistribusikan ke kecamatan,” katanya.

Penguatan struktur organisasi tersebut, lanjut Mahamudin, tidak semata-mata untuk memenuhi persyaratan administratif. PSI juga menjadikannya sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan politik dan memperluas dukungan masyarakat pada pemilu mendatang.

Berita lainnya :  Sulteng Resmi Terapkan Sanksi Sosial Restorative Justice

Ia memaparkan, di daerah pemilihan (dapil) II yang disebutnya mencakup 73 desa, PSI menargetkan pembentukan jaringan dengan komposisi sekitar 25 orang per desa. Sementara di dapil III, yang menurutnya meliputi 60 desa, partai menargetkan pembentukan jaringan sekitar 20 orang per desa.

Target tersebut menjadi gambaran upaya PSI dalam membangun kekuatan organisasi di wilayah yang menjadi perhatian partai. Melalui jaringan kader yang tersebar hingga desa, PSI berharap komunikasi politik dan penyampaian program dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Meski demikian, Mahamudin menyadari bahwa besarnya jumlah pengurus tidak serta-merta menjamin perolehan suara dalam pemilu. Dukungan masyarakat, menurutnya, tetap menjadi faktor penting yang harus dibangun melalui kerja organisasi dan komunikasi yang berkelanjutan.

“Formasi yang kami susun bukan sekadar agar PSI bisa mengikuti pesta demokrasi. Kami mempersiapkan diri untuk memenangkan pemilu,” tegasnya.

Berita lainnya :  Delis Dorong Wartawan Profesional Dukung Pembangunan Morut Berkelanjutan

Selain membenahi struktur kepengurusan, PSI Parigi Moutong juga menyiapkan langkah untuk memperluas sosialisasi program partai kepada kader dan masyarakat di tingkat akar rumput.

Mahamudin mengatakan, penyampaian pesan dan arah gerakan partai saat ini telah dilakukan kepada pengurus tingkat kecamatan. Tahap berikutnya adalah memperkuat komunikasi dengan pengurus desa agar seluruh jajaran memahami program, tujuan, dan langkah organisasi secara menyeluruh.

Menurutnya, konsolidasi yang kuat perlu berjalan beriringan dengan upaya membangun kedekatan bersama masyarakat. Dengan demikian, keberadaan pengurus di setiap wilayah tidak hanya berfungsi sebagai struktur organisasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami persoalan dan kebutuhan warga.

Bagi PSI Parigi Moutong, pembentukan jaringan kader hingga tingkat desa menjadi langkah awal dalam mempersiapkan diri menghadapi pemilu mendatang. Sementara target meraih kursi DPRD masih harus diwujudkan melalui kerja organisasi yang konsisten, sosialisasi program, serta kemampuan memperoleh kepercayaan dan dukungan nyata dari pemilih.

Total Views: 1049

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *