Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Genting Parimo Diperkuat, Orang Tua Asuh Cegah Stunting

×

Genting Parimo Diperkuat, Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Upaya menekan risiko stunting di Kabupaten Parigi Moutong tidak cukup hanya mengandalkan intervensi pemerintah. Keterlibatan keluarga, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat luas dinilai menjadi kunci untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik. (Dok. Diskominfo Parigi Moutong)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Upaya menekan risiko stunting di Kabupaten Parigi Moutong tidak cukup hanya mengandalkan intervensi pemerintah. Keterlibatan keluarga, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat luas dinilai menjadi kunci untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Semangat tersebut menjadi pesan utama dalam Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Tingkat Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid yang sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati Parigi Moutong Erwin Burase.

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, Ketua dan Anggota Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pimpinan BUMN/BUMD, organisasi profesi, serta jajaran camat dan tenaga pendamping lapangan.

Berita lainnya :  Reses Adnyana Wirawan Dorong Sertifikasi Tanah dan Anti Narkoba

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Erwin menegaskan bahwa stunting tidak dapat dipandang sebatas persoalan kondisi fisik atau tinggi badan anak yang berada di bawah standar pertumbuhan.

Menurutnya, persoalan stunting berkaitan langsung dengan kualitas tumbuh kembang anak, kemampuan belajar, kesehatan, produktivitas hingga kualitas sumber daya manusia Parigi Moutong pada masa mendatang.

Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan berbagai sektor. Pemerintah dan sektor kesehatan tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta keluarga.

“Pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, para kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan terutama keluarga harus bergerak dalam satu tujuan, yaitu memastikan setiap anak Parigi Moutong dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Berita lainnya :  Parigi Moutong Raih Paket Jalan Strategis Senilai Rp19,5 Miliar

Gerakan Genting sendiri dibangun sebagai bentuk kepedulian sekaligus semangat gotong royong untuk membantu keluarga yang membutuhkan. Kehadiran orang tua asuh bukan untuk menggantikan peran orang tua kandung, tetapi memberikan dukungan nyata dalam pemenuhan kebutuhan anak.

Dukungan tersebut mencakup pemenuhan gizi, akses layanan kesehatan, sanitasi, pola asuh, hingga kebutuhan dasar lainnya yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga mengingatkan agar Gerakan Genting tidak berhenti pada seremoni maupun sekadar penyerahan bantuan. Program tersebut harus diwujudkan melalui pendampingan yang konsisten, terukur dan tepat sasaran.

Pemantauan tumbuh kembang anak, pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan menyusui, dorongan terhadap pemberian ASI eksklusif, serta penyediaan akses air bersih dan lingkungan sehat menjadi sejumlah aspek yang harus terus diperkuat.

Berita lainnya :  Pemkab Parigi Moutong Kejar Pengakuan IG Durian

Bupati juga meminta camat, kepala desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, TPPS dan Pendamping Keluarga untuk aktif mengenali serta memetakan keluarga yang berisiko mengalami stunting di wilayah masing-masing.

Langkah tersebut dinilai penting agar intervensi dapat dilakukan sejak dini dan tidak ada anak yang luput dari pendampingan.

Di sisi lain, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para orang tua asuh dan seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam Gerakan Genting di Kabupaten Parigi Moutong.

“Satu anak yang berhasil kita selamatkan dari risiko stunting adalah satu masa depan yang berhasil kita jaga,” pungkas Wakil Bupati saat mengakhiri pembacaan sambutan sekaligus membuka secara resmi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Tingkat Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026.

Total Views: 416

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *