Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPolitik

Reses Faisan Lelo Badja, Perencanaan Pembangunan Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat

×

Reses Faisan Lelo Badja, Perencanaan Pembangunan Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong Faisan Lelo Badja menegaskan, kegiatan reses menjadi salah satu ruang penting bagi wakil rakyat untuk menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat secara langsung. (Dok. Timursulawesi.id/Ma'in)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong Faisan Lelo Badja menegaskan, kegiatan reses menjadi salah satu ruang penting bagi wakil rakyat untuk menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat secara langsung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dilokasi wisata Vatu Motando, Desa Parigimpu’u Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Pada Sabtu 8/8/2026.

Dalam penyampainya Faisan menyebutkan bahwa mekanisme perencanaan pembangunan saat ini, usulan diharapkan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat di desa.

Berita lainnya :  Tekankan Pentingnya Disiplin dan Kekompakan Kerja, Plt. Kadis Kominfosantik Sulteng Pimpin Apel

Lebih lanjut Faisan mengatakan, peran masyarakat semakin penting dalam menentukan program pembangunan desa. Pemerintah desa juga diminta mendampingi warga dalam menyampaikan aspirasi agar usulan yang diajukan benar-benar berdasarkan kebutuhan bersama, bukan keputusan sepihak.

“Reses saat ini berbeda dari sebelumnya. Desa kini memegang peran sangat penting, dan kehadiran masyarakat sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap usulan masyarakat akan mengikuti mekanisme perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan keuangan. Aspirasi yang disampaikan dalam reses akan dikawal DPRD agar tidak terlewat dan diupayakan selaras dengan hasil Musrenbang.

Berita lainnya :  Waket I DPRD Parigi Moutong Sayutin Budianto, Bagikan Takjil Jelang Buka Puasa

Karena menurut ia Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) yang merupakan bagian dari mekanisme perencanaan pembangunan sesuai ketentuan perundang-undangan, dengan pelaksanaannya menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Selain itu kata ia keterbatasan kemampuan fiskal masih menjadi tantangan pembangunan Parigi Moutong. PAD daerah dinilai belum mencapai rata-rata nasional sehingga sebagian besar pembiayaan pembangunan masih bergantung pada dukungan pemerintah pusat. Karena itu, sinergi antara Pemkab Parimo dan DPRD diperlukan untuk memperkuat komunikasi serta memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Berita lainnya :  Musyawarah PWRI Parigi Moutong, Pj Bupati Ricard Arnaldo Ajak Anggota Aktif Dukung Pembangunan Daerah

Ia berharap pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal melalui ekonomi kreatif dan penguatan UMKM, termasuk pengembangan agrowisata durian di Desa Parigimpu’u yang bisa meningkatkan PAD Desa setempat.

Total Views: 886

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *