banner 970x250

DPRD Parigi Moutong Soroti Keseriusan OPD Dukung Pansus BPK

Ket. Foto : Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong terkait pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK berlangsung dinamis, setelah sejumlah anggota dewan melayangkan interupsi yang menyoroti komitmen Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (Dok. Ipal)

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong terkait pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK berlangsung dinamis, setelah sejumlah anggota dewan melayangkan interupsi yang menyoroti komitmen Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Interupsi tersebut mengemuka saat anggota DPRD menilai masih lemahnya tingkat keseriusan OPD dalam mengikuti serta mendukung kerja Pansus LHP BPK. Sorotan ini dianggap penting mengingat Pansus memiliki peran strategis dalam menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan.

banner 728x90

Anggota DPRD Parigi Moutong dari Fraksi PKS, Muhammad Basuki, secara tegas meminta seluruh OPD menunjukkan komitmen penuh dalam setiap agenda yang melibatkan Pansus.

Berita lainnya :  Turnamen Sepak Bola "Kaka Baju Hitam" Resmi di Buka Ketua KONI Parigi Moutong

Menurut Basuki, setiap kegiatan bersama Pansus yang berkaitan langsung dengan program daerah seharusnya dihadiri oleh seluruh unsur OPD yang berkepentingan, tidak terbatas pada pimpinan semata.

“Biasanya yang hadir itu hanya kepala dinas dan kasubag program,” ujar Basuki dalam rapat paripurna, Senin (26/01/2026).

Berita lainnya :  Lomba Menyanyi Antar OPD Meriahkan HUT RI Ke-80

Ia menilai kondisi tersebut kerap menjadi kendala, terutama ketika pembahasan sudah menyentuh aspek teknis. Pasalnya, pejabat yang paling memahami persoalan justru sering tidak berada di forum.

Berkaca dari pengalaman sebelumnya, Basuki menekankan pentingnya kehadiran pejabat teknis agar tidak terjadi ketidakjelasan informasi yang diterima pimpinan OPD.

Berita lainnya :  BPN Sulteng dan Kejati Sinergi Bangun Zona Integritas Antikorupsi

Menurutnya, keberadaan pejabat teknis sangat dibutuhkan agar setiap pertanyaan maupun permintaan penjelasan dari Pansus dapat dijawab secara utuh dan mendalam.

“Supaya tidak ada lagi yang lewat kayak angin lalu, dan ada kejelasan saat Pansus meminta penjelasan dari pihak OPD,” tegasnya.

Penulis: (Ma'in)Editor: Zakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *