Palu, Timursulawesi.id – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menggelar apel kerja gabungan awal tahun di halaman Kantor Kejati Sulteng, Senin (5/1/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Imanuel Rudy Pailang, S.H., M.H., dan diikuti seluruh pejabat struktural serta pegawai Kejati Sulteng bersama jajaran Kejaksaan Negeri Palu.
Dalam amanatnya, Wakajati Sulteng menegaskan bahwa apel pagi merupakan bagian penting dari profesionalisme dan jati diri insan Adhyaksa. Menurutnya, apel bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan cerminan karakter, kedisiplinan, kerapian, serta kepatuhan terhadap tata tertib institusi.
“Apel pagi adalah wajah institusi. Dari situ terlihat disiplin, sikap, dan komitmen kita sebagai aparat penegak hukum,” tegasnya.
Wakajati juga menyoroti aspek teknis pelaksanaan apel, khususnya kerapian barisan dan sistem absensi kehadiran. Ia meminta agar laporan kehadiran disampaikan secara detail dan akurat sebagai bagian dari penilaian kedisiplinan pegawai.
Selain itu, Wakajati Sulteng menyinggung capaian kinerja Kejati Sulawesi Tengah yang mengalami penurunan signifikan dalam peringkat nasional. Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi bahan evaluasi bersama seluruh bidang. Ia memberikan apresiasi kepada Bidang Pengawasan yang secara konsisten mampu menembus lima besar nasional, dan berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi bidang lainnya.
“Capaian Bidang Pengawasan harus menjadi contoh dan motivasi agar seluruh bidang mampu meningkatkan kinerja secara terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam arahannya, Wakajati juga menekankan pentingnya penyusunan program kerja yang realistis, terarah, serta diiringi dengan pengelolaan dan pengawasan serapan anggaran yang optimal. Seluruh pelaksanaan tugas, kata dia, harus dilakukan secara sungguh-sungguh, efektif, dan bertanggung jawab, serta menghindari praktik-praktik yang bersifat transaksional.
Menutup amanatnya, Wakajati Sulteng mengingatkan seluruh jajaran agar memahami secara utuh tugas dan tanggung jawab masing-masing, menata administrasi kerja secara tertib dan akuntabel, serta mengedepankan kepentingan institusi di atas kepentingan pribadi.
Ia juga menekankan pentingnya memiliki sense of crisis, kepedulian terhadap lingkungan kerja, serta kepekaan terhadap setiap hal yang dapat mempengaruhi citra dan kinerja Kejaksaan di mata publik.
Apel kerja gabungan awal tahun ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan refleksi bagi seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah untuk memperkuat disiplin, memperbaiki kinerja, serta meneguhkan komitmen mewujudkan institusi Kejaksaan yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.








