banner 970x250

Bupati Erwin Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Nataru

Ket. Foto : Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026. (Dok. Itha)

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Parigi Moutong, ini digelar di Kelurahan Maesa, RT Kampung Kalapa, Kecamatan Parigi, pada Selasa, 16 Desember 2025.

banner 728x90

Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menegaskan bahwa menjelang hari besar keagamaan, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok cenderung meningkat. Situasi tersebut kerap memicu kenaikan harga yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menekan laju inflasi sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik,” ujar Bupati.

Berita lainnya :  Supardin: Resmi Membuka Sejumlah Pertandingan Cabor Pada Porkab VI

Ia menjelaskan, inflasi yang tidak terkendali akan menyebabkan lonjakan harga barang kebutuhan pokok dan berujung pada penurunan daya beli. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus melakukan pemantauan harga melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Inflasi Daerah guna menjaga stabilitas harga di pasaran.

Menurut Bupati, keseimbangan harga menjadi kunci agar kepentingan petani dan konsumen sama-sama terlindungi. Harga yang terlalu tinggi akan memberatkan masyarakat, sementara harga yang terlalu rendah dapat merugikan petani.

“Harga harus dijaga tetap stabil. Tidak boleh terlalu naik, tetapi juga tidak boleh terlalu turun. Semua bahan pangan pokok harus berada pada kondisi yang normal,” tegasnya.

Berita lainnya :  Bupati Salurkan Bantuan Bencana dan Santunan Kematian

Bupati Erwin Burase juga menambahkan, pemerintah daerah siap melakukan intervensi apabila terjadi kekurangan stok pangan. Secara ekonomi, kelangkaan pasokan berpotensi mendorong kenaikan harga. Berbagai program pangan murah dan bantuan pangan telah dilaksanakan, dan saat ini kondisi harga dinilai mulai menunjukkan tren yang lebih stabil.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Gerakan Pangan Murah kembali digelar di sejumlah wilayah sebagai langkah antisipatif untuk mencegah lonjakan harga bahan pokok. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan di Kabupaten Parigi Moutong.

Berita lainnya :  Anleg PKB Parigi Moutong Dorong Insentif Daerah Untuk PKH & Tagana

“Saya berharap kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Bupati sembari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan, unsur Forkopimda, DPRD, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi.

Di akhir sambutannya, Bupati Erwin Burase berharap hingga akhir tahun, harga bahan pokok di Kabupaten Parigi Moutong tetap stabil dan mampu mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Parigi Moutong secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional Natal dan Tahun Baru 2026.

Penulis: (Ferdin)Editor: Zakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *