Parigi Moutong, Timursulawesi.id — Sebuah pohon trembesi berukuran besar tiba-tiba tumbang di Jalan Lorong Cinta, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (11/4/2026), menewaskan seorang bocah dan melukai dua warga lainnya.
Peristiwa tragis itu terjadi saat pohon roboh dan menimpa pengguna jalan yang tengah melintas. Tidak hanya itu, batang pohon juga menghantam rumah milik warga bernama Niluh hingga mengalami kerusakan cukup parah.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Ehzan (4), warga Boyantongo Pantai, yang mengalami luka serius di bagian kepala. Sementara dua korban lainnya, Julita (41) dan Safa (16), mengalami luka di bagian wajah dan saat ini menjalani perawatan di UGD RS Anuntaloko.
Pemilik rumah yang terdampak, Niluh, mengaku kejadian tersebut sebenarnya telah lama dikhawatirkan. Ia menyebut kondisi pohon sudah terlihat miring dan berpotensi tumbang.
“Saya sudah sering melapor karena pohon itu terlihat tidak kuat lagi. Letaknya tepat di depan rumah, sangat membahayakan,” ujarnya.
Namun, menurutnya, laporan tersebut belum mendapatkan respons cepat dari pihak terkait hingga akhirnya insiden yang dikhawatirkan benar-benar terjadi.
“Saya sangat terpukul. Selain ada korban jiwa, rumah saya juga rusak tertimpa pohon. Padahal ini sudah lama saya sampaikan,” tambahnya.
Warga sekitar mengaku sempat terkejut mendengar suara keras saat pohon tumbang. Mereka bergegas memberikan pertolongan kepada para korban sebelum petugas tiba di lokasi.
Tak lama berselang, personel BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama aparat TNI dan Polri langsung melakukan evakuasi korban serta membersihkan batang pohon yang menutup akses jalan dan menimpa rumah warga.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena ukuran pohon yang besar. Petugas harus menggunakan alat pemotong untuk menyingkirkan batang dan ranting pohon dari lokasi kejadian.
Peristiwa ini memicu reaksi dari masyarakat yang menilai perlunya respons cepat terhadap laporan potensi bahaya lingkungan. Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pendataan dan penanganan terhadap pohon-pohon yang rawan tumbang.
Kejadian ini menjadi peringatan penting akan pentingnya langkah antisipatif guna mencegah insiden serupa yang berpotensi menimbulkan korban jiwa di kemudian hari.















