Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Peresmian Packing House Dorong Durian Parigi Moutong Tembus Ekspor

×

Peresmian Packing House Dorong Durian Parigi Moutong Tembus Ekspor

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Langkah besar menuju penguatan hilirisasi pertanian ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui peresmian fasilitas packing house durian di PT. Pondok Durian Sulawesi, Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Jumat (27/03/2026). (Dok. Diskominfo Parimo)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id — Langkah besar menuju penguatan hilirisasi pertanian ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui peresmian fasilitas packing house durian di PT. Pondok Durian Sulawesi, Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Jumat (27/03/2026). Fasilitas ini menjadi kunci peningkatan daya saing komoditas unggulan daerah hingga pasar global.

Peresmian tersebut dihadiri berbagai unsur penting, termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, DPRD, Forkopimda, hingga para petani durian, menandai kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kemajuan pertanian daerah.

Sambutan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, yang dibacakan Wakil Bupati Abdul Sahid, diawali dengan ungkapan syukur serta nuansa kebersamaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sektor pertanian, khususnya hilirisasi durian.

Berita lainnya :  TNI Siap Kerahkan Puluhan Personel Tangani Karhutla Parigi Moutong

Durian Parigi Moutong selama ini dikenal memiliki kualitas unggul dari sisi rasa, aroma, dan tekstur. Namun, tantangan utama masih berkisar pada pengelolaan pascapanen, akses pasar, dan pemenuhan standar ekspor.

Kehadiran packing house menjadi jawaban atas tantangan tersebut. Fasilitas ini memungkinkan proses sortasi, grading, hingga pengemasan modern berstandar ekspor, sehingga kualitas produk dapat terjaga dan memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Berita lainnya :  Isu Monopoli Kekuasaan di Ranomoisi, Kades Marlian: “Saya Tidak Pernah Ambil Keputusan Sepihak”

“Dengan sistem pengolahan yang baik, kita optimis durian Parigi Moutong mampu menembus pasar ekspor secara berkelanjutan,” demikian ditegaskan dalam sambutan tersebut.

Capaian ekspor pun terus menunjukkan tren positif. Pada 2023, sebanyak 22 ton durian berhasil diekspor ke Thailand, berlanjut pada 2024, dan pada Februari 2026 untuk pertama kalinya menembus pasar Tiongkok dengan volume mencapai 27 ton.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas serta daya saing produk lokal.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan sektor pertanian berbasis agribisnis dan hilirisasi. Kolaborasi dengan dunia usaha, termasuk PT. Pondok Durian Sulawesi, diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Berita lainnya :  Erwin Burase: Menerima Kunjungan Resmi Pengurus KONI Kabupaten

Selain itu, pemerintah daerah juga membuka peluang investasi seluas-luasnya dengan menjamin kemudahan perizinan, pembangunan infrastruktur pendukung, serta iklim usaha yang kondusif.

Peresmian packing house ini menjadi tonggak penting bagi Parigi Moutong sebagai salah satu sentra durian unggulan nasional yang siap bersaing di pasar internasional, sekaligus memperkuat posisi daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *