PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Bupati Parigi Moutong Erwin Burase melantik dan mengukuhkan sejumlah kepala desa antar waktu di Kabupaten Parigi Moutong dalam sebuah kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pada Selasa (10/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati melantik Tugiat sebagai Kepala Desa Ogorandu, Kecamatan Bolano Lambunu, serta Badrin sebagai Kepala Desa Tandaigi, Kecamatan Siniu, untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode 2021–2027. Selain itu, Bupati juga mengukuhkan Kepala Desa Sausu Taliabo, Kecamatan Sausu, untuk sisa masa jabatan 2022–2028.
Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menegaskan bahwa pelantikan dan pengukuhan tersebut merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta dedikasi dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, kepala desa memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, mulai dari pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan hingga pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
“Saya berharap para kepala desa yang baru dilantik dan dikukuhkan dapat bekerja dengan sungguh-sungguh serta menjalin sinergi dengan seluruh unsur pemerintahan desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan desa yang dipimpin,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa pelantikan tersebut sejalan dengan upaya mendukung visi pembangunan daerah melalui program Gerbang Desa, yang menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam memperkuat pembangunan yang dimulai dari desa.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah mendorong percepatan pembangunan desa, baik melalui peningkatan infrastruktur, penguatan pelayanan dasar, peningkatan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan potensi lokal yang dimiliki masing-masing desa.
Selain itu, Bupati juga menyinggung penguatan Koperasi Desa (Kopdes) yang saat ini terus didorong sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Menurutnya, koperasi desa dapat menjadi wadah bagi masyarakat dalam mengelola potensi desa secara bersama sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kita ingin desa memiliki kemandirian ekonomi. Melalui koperasi desa, potensi yang dimiliki masyarakat dapat dikelola dengan lebih baik sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa berbagai program pembangunan yang saat ini dijalankan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menepati janji pembangunan yang pernah disampaikan kepada masyarakat.
“Program-program yang dulu kita sampaikan saat kampanye, alhamdulillah saat ini sudah mulai berjalan. Ini tentu membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk pemerintah desa,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, terlebih dilaksanakan dalam suasana bulan suci Ramadan yang penuh berkah.















