PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan komitmennya memperkuat kesejahteraan aparat desa dan mendorong kemandirian ekonomi desa saat melaksanakan Safari Ramadhan kedua di Masjid Jami Baiturrahman, Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan, Minggu (8/3/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi Bupati untuk menyampaikan sejumlah program strategis pemerintah daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.
Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, di antaranya Asisten III, BPKAD, Bappelitbangda, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfo, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Nakertrans, Bagian Umum, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam arahannya, Bupati menyoroti sistem pembayaran gaji kepala desa yang selama ini dilakukan setiap tiga bulan sekali. Menurutnya, mekanisme tersebut dinilai kurang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari para kepala desa yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah tengah melakukan perubahan kebijakan agar pembayaran gaji dapat dilakukan setiap bulan.
“Beberapa waktu lalu saya sudah menandatangani bersama Kadis PMD terkait perubahan ini. Gaji aparat desa dan BPD nantinya tidak lagi dibayarkan per tiga bulan. Insyaallah mulai April akan dibayarkan setiap bulan,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati juga menegaskan perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pegawai syar’i yang menjadi bagian penting dalam struktur pelayanan di desa.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan rencana pelaksanaan program pembagian gas elpiji isi ulang 3 kilogram secara gratis kepada masyarakat.
Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan saat ini tengah mempersiapkan penyaluran bantuan tersebut.
“Insyaallah lima hari sebelum Lebaran kita upayakan sudah mulai dibagikan kepada sekitar 40.000 kepala keluarga di seluruh Kabupaten Parigi Moutong yang masuk dalam desil 1 sampai desil 4 sesuai data yang ada,” jelasnya.
Bupati pun mengimbau para kepala desa untuk memastikan keakuratan data penerima bantuan agar program tersebut benar-benar tepat sasaran.
Lebih lanjut, ia juga menyinggung potensi buah durian sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Parigi Moutong yang dinilai memiliki nilai ekonomi besar sekaligus mampu mengangkat nama daerah.
“Perlu saya sampaikan kepada masyarakat, daerah kita saat ini menjadi primadona durian. Setiap kali berkunjung ke kementerian, mereka sangat tertarik dengan durian Parigi Moutong,” ungkapnya.
Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, pemerintah daerah berencana mendorong pengembangan lahan durian minimal dua hektare di setiap desa.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan aset produktif yang dapat dikelola desa sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Di tengah kondisi efisiensi saat ini, tidak ada pilihan lain selain meningkatkan pendapatan asli daerah dengan memanfaatkan potensi yang kita miliki,” tegas Bupati.
Safari Ramadhan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sembako dan paket Ramadhan kepada pegawai syar’i, serta penyaluran bantuan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat di Kecamatan Tinombo Selatan.















