Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPolitik

DPRD Parimo, Soroti Anjloknya Harga Hasil Bumi Petani

×

DPRD Parimo, Soroti Anjloknya Harga Hasil Bumi Petani

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Anjloknya harga hasil bumi di Kabupaten Parigi Moutong mendapat sorotan dari anggota DPRD setempat. (Dok. Ipal)
Example 728x90

PARIGI MOUTONG, Timursulawesi.id – Anjloknya harga hasil bumi di Kabupaten Parigi Moutong mendapat sorotan dari anggota DPRD setempat. Dalam rapat paripurna DPRD, Sugianto Rerungan menilai penurunan harga komoditas pertanian telah menekan ekonomi petani dan membutuhkan langkah strategis dari pemerintah daerah.

Politikus Partai NasDem itu menyampaikan pandangannya saat rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK serta penelaahan pokok-pokok pikiran DPRD.

Menurut Sugianto, penurunan harga komoditas tidak lepas dari kondisi pasar global yang sedang melemah. Dampaknya langsung dirasakan petani di Kabupaten Parigi Moutong yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.

Berita lainnya :  Zulfinasran: Dukung Penuh Atlet Cabor IPF Serta Melepas Secara Resmi Mengikuti Turnamen Championship Unsulbar

Ia menilai kondisi tersebut membuat harga hasil bumi di tingkat petani jatuh drastis dan berpotensi merugikan masyarakat jika tidak segera diantisipasi.

“Sekarang ini pasar global kita sedang turun, harga hasil bumi kita juga hancur-hancuran. Yang saya ingin tanyakan, apakah pemerintah memikirkan langkah untuk melindungi harga-harga yang turun ini,” kata Sugianto dalam forum paripurna.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak seharusnya hanya menjadi penonton terhadap mekanisme pasar global yang sangat mempengaruhi harga komoditas lokal. Tanpa strategi yang jelas, dampak penurunan harga akan semakin berat dirasakan petani.

Berita lainnya :  Pasar Tematik Pangi Digerakkan, Ekonomi Lokal Parigi Moutong Bangkit

Sugianto juga menyoroti tingginya ketergantungan ekonomi daerah terhadap penjualan komoditas ke pasar luar. Ketergantungan tersebut dinilai membuat perekonomian masyarakat rentan terhadap fluktuasi harga di pasar global.

Ia mengingatkan, jika tidak ada langkah strategis yang disiapkan sejak dini, kondisi ekonomi masyarakat dapat semakin melemah. Karena itu, pemerintah daerah diminta mulai menyiapkan solusi jangka panjang untuk melindungi sektor pertanian.

Salah satu gagasan yang diusulkan adalah penerapan sistem price buffer atau penyangga harga komoditas. Sistem ini dinilai dapat membantu menjaga stabilitas harga ketika terjadi penurunan tajam di pasar global.

Berita lainnya :  Uji Kompetensi CAT Seleksi Komisi Informasi Sulteng Digelar

Sugianto berharap usulan tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan disampaikan kepada Bupati Parigi Moutong sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan ekonomi daerah.

“Makanya ini perlu dipikirkan bersama, agar ada sistem perlindungan terhadap harga hasil bumi kita yang sangat dipengaruhi oleh pasar global,” tegasnya.

Ia pun berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret guna melindungi petani sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah agar masyarakat tidak terus dirugikan oleh fluktuasi harga komoditas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *