Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Parigi Moutong Tuan Rumah Rakerprov Sulteng 2026

×

Parigi Moutong Tuan Rumah Rakerprov Sulteng 2026

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : abupaten Parigi Moutong dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan Safari Ramadhan 2026 . (Dok. Diskominfo)
Example 728x90

Parigi Moutong, Timursulawesi.id — Kabupaten Parigi Moutong dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan Safari Ramadhan 2026, Kamis (26/2/2026). Momentum ini menjadi ajang strategis memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Parigi Moutong, hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta organisasi kemasyarakatan dan perempuan.

Bupati Erwin Burase dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Parigi Moutong sebagai lokasi pelaksanaan rapat kerja yang dirangkaikan dengan Safari Ramadhan. Ia menegaskan, agenda tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan ruang mempererat silaturahmi dan menyatukan komitmen membangun daerah.

Berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Tinjau Karhutla Avolua, Perkuat Penanganan Lapangan

“Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat nilai keimanan serta menyatukan komitmen dalam membangun Parigi Moutong yang semakin maju dan sejahtera,” ujar Erwin.

Ia memaparkan visi pembangunan 2025–2029, yakni “Parigi Moutong Maju, Mandiri dan Berkelanjutan melalui Gerbang Desa” yang dijabarkan dalam lima misi utama: peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan ekonomi rakyat, pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, penguatan ketahanan ekologi berbasis sosial budaya, serta tata kelola pemerintahan yang berkualitas.

Berita lainnya :  Plt Dirut RSUD Anuntaloko Cari Solusi Pekerja Cleaning Service

Pada awal masa kepemimpinannya, pemkab memprioritaskan percepatan penanganan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, peningkatan akses dan mutu pendidikan, transformasi layanan kesehatan, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja melalui program upskilling dan reskilling. Data 2025 menunjukkan angka kemiskinan turun dari 14,20 persen menjadi 13,51 persen, stunting dari 28,5 persen menjadi 22,30 persen, IPM naik dari 69,48 menjadi 69,99, dan pertumbuhan ekonomi meningkat dari 3,50 persen menjadi 3,92 persen. Meski demikian, kemiskinan masih relatif tinggi di wilayah pegunungan seperti Tinombo, Palasa, dan Tomini.

Untuk itu, Pemkab terus mendorong penguatan infrastruktur dasar, terutama pembangunan jalan desa guna membuka akses ekonomi dan meningkatkan konektivitas. Dukungan provinsi, termasuk bantuan alat berat untuk percepatan pembangunan berbasis swakelola, sangat diharapkan.

Berita lainnya :  Bapenda Parigi Moutong Gencar Tagih Tunggakan PBB-P2 Desa

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah menekankan pentingnya perencanaan berbasis data akurat dan terintegrasi. Ia meminta seluruh kepala daerah hingga kepala desa menggunakan satu data kemiskinan yang valid agar intervensi tepat sasaran sesuai kategori desil. Enam kabupaten dengan angka kemiskinan di atas 12 persen, termasuk Parigi Moutong, menjadi prioritas intervensi. “Keberhasilan pemerintah bukan diukur dari banyaknya program, tetapi sejauh mana kita mampu mengangkat masyarakat keluar dari garis kemiskinan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *