banner 970x250
Daerah  

Pemkab Parigi Moutong Serahkan TPS3R dan Tangki Septik

Ket. Foto : Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi menyerahkan hasil pembangunan tangki septik skala individual dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) kepada masyarakat Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat. (Dok. Timursulawesi.id)

Parigi Mutong, Timursulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi menyerahkan hasil pembangunan tangki septik skala individual dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) kepada masyarakat Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Senin (23/2/2026). Fasilitas tersebut diharapkan menjadi penggerak utama perbaikan sanitasi dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Kegiatan serah terima ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab dalam mempercepat pembangunan sanitasi permukiman sekaligus memperkuat sistem persampahan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

banner 728x90

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, yang mewakili Bupati Parigi Moutong, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran kepala daerah karena menerima tamu dari Danrem 132/Tadulako pada waktu bersamaan.

“Atas nama Bupati Parigi Moutong, kami menyampaikan permohonan maaf karena beliau tidak dapat hadir langsung dan menugaskan kami untuk mewakili dalam kegiatan ini,” ujar Adrudin.

Berita lainnya :  Ketua KONI Parigi Moutong, Porkab Momentum Penting Pembangunan Olahraga Daerah

Dalam sambutannya, Adrudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa, kelompok swadaya masyarakat (KSM), tenaga fasilitator lapangan, serta semua pihak yang terlibat hingga pembangunan rampung tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis.

“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga pekerjaan ini dapat diselesaikan sesuai ketentuan kontrak dan standar teknis,” katanya.

Ia menegaskan, pembangunan tangki septik skala individual dan TPS3R merupakan implementasi strategi sanitasi kabupaten, khususnya dalam pengelolaan air limbah domestik dan persampahan.

Menurutnya, TPS3R yang telah dibangun bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang memerlukan komitmen, kedisiplinan, dan manajemen yang baik agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Pembangunan TPS3R hari ini bukan akhir proses, melainkan awal dari tanggung jawab bersama dalam pengelolaan sampah yang lebih baik,” tegasnya.

Berita lainnya :  Bapenda Parigi Moutong Gencar Tagih Tunggakan PBB-P2 Desa

Untuk memastikan operasional berjalan efektif, Pemkab melalui Dinas Lingkungan Hidup akan memberikan pembinaan dan pendampingan lanjutan kepada kelompok pengelola. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis operasional, seperti pemilahan sampah, pengolahan sampah organik menjadi kompos, pengelolaan sampah anorganik bernilai ekonomi, hingga pengoperasian sarana dan peralatan.

Selain itu, penguatan kapasitas manajemen juga menjadi perhatian, termasuk kemampuan administrasi, pencatatan volume sampah, pengelolaan iuran, serta penyusunan laporan kegiatan agar operasional TPS3R berlangsung transparan dan akuntabel.

Adrudin turut mengajak pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan fasilitas tersebut melalui perubahan perilaku, terutama membiasakan pemilahan sampah dari rumah tangga.

“Tanpa partisipasi aktif masyarakat, fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit ini tidak akan memberikan hasil yang optimal,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab berharap TPS3R tidak hanya mampu mengurangi timbunan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi serta mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Berita lainnya :  Babak Baru Bagi PAN Parigi Moutong Menetapkan Husen Mardjengi Sebagai Ketua

“Setiap aset yang telah diserahterimakan menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dirawat. Pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan keberlanjutan fungsi dan kualitas hasil pekerjaan ini,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Parigi Moutong Alfres M. Tonggitoh, Wakil Ketua Komisi III Faisan Lelo Badja, para penerima manfaat, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta jajaran pemerintah daerah.

Melalui program ini, Pemkab Parigi Moutong berharap pembangunan yang telah dilaksanakan dapat memberi manfaat jangka panjang sekaligus memperkuat gerakan pembangunan desa menuju daerah yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Penulis: (Ma'in)Editor: Zakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *