Karawang, Timursulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan komitmennya dalam mengawal program magang bagi generasi muda daerah. Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, turun langsung meninjau kondisi para calon peserta magang asal Parigi Moutong yang tengah menjalani pelatihan di LPK Kessaku, Karawang, Jawa Barat, baru-baru ini.
Kunjungan tersebut turut didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Parigi Moutong, Abdul Malik. Kehadiran jajaran Pemkab menjadi bukti nyata perhatian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap peserta yang mengikuti program pelatihan di luar daerah.
“Kami ingin memastikan langsung kondisi anak-anak kita di sini, baik dari segi kesehatan, kesiapan pelatihan, maupun fasilitas yang mereka terima,” ujar Zulfinasran.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak sekadar melepas peserta magang tanpa pengawasan. Pemantauan terus dilakukan agar program berjalan optimal dan para peserta mendapatkan perlindungan maksimal.
“Kami bertanggung jawab untuk memastikan mereka dalam kondisi baik. Jika ada yang mengalami kendala kesehatan, tentu harus segera ditangani,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, dua calon peserta magang terpaksa dipulangkan ke Parigi Moutong setelah mengalami gangguan kesehatan dan dinilai belum memungkinkan melanjutkan pelatihan.
Plt Kadis Nakertrans Abdul Malik menjelaskan, keputusan tersebut diambil demi keselamatan dan pemulihan kondisi peserta.
“Dua peserta kita pulangkan karena faktor kesehatan. Ini demi keselamatan dan pemulihan mereka. Setelah sembuh, tentu akan kita evaluasi kembali untuk peluang berikutnya,” jelas Abdul Malik.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan dan magang. Selain mendorong peningkatan kompetensi, pemerintah daerah juga memastikan para peserta mendapatkan perhatian serta perlindungan selama mengikuti program di luar daerah.








