banner 970x250

Pemda Parigi Moutong dan Kejati Sulteng Tanam Jagung

Ket. Foto : Komitmen memperkuat ketahanan pangan kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Pemda menggelar tanam jagung bersama di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat. (Dok. Diskominfo Parimo)

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Komitmen memperkuat ketahanan pangan kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Pemda menggelar tanam jagung bersama di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Kamis (12/02/2026), sebagai bagian dari Program Jaksa Mandiri Pangan.

Kegiatan ini merupakan implementasi program yang digagas Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mendukung kemandirian dan ketahanan pangan nasional. Rombongan Kejati Sulteng bertolak dari Palu pukul 08.00 WITA dan tiba di Parigi Moutong sekitar pukul 09.45 WITA.

banner 728x90

Setibanya di Kantor Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, rombongan disambut langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran Kejari Parigi Moutong. Selanjutnya, bersama unsur Forkopimda, rombongan bergerak menuju lokasi penanaman di Desa Lobu Mandiri.

Berita lainnya :  Bhayangkara Jurnalis Tundukkan Pasir Putih di Gubernur Cup

Pada kesempatan itu, Pemda Parigi Moutong menyerahkan satu unit cultivator kepada Ketua Kelompok Moringa Lobu Mandiri serta 1.000 bibit cabai kepada Ketua PKK Desa Lobu Mandiri. Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan konkret terhadap pelaksanaan Program Jaksa Mandiri Pangan yang disalurkan kepada kelompok tani guna memperkuat ketahanan pangan desa.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan Desa Lobu Mandiri didorong menjadi percontohan desa mandiri pangan di wilayahnya.

“Desa Lobu Mandiri hari ini kita dorong menjadi contoh desa mandiri pangan, di mana masyarakatnya berdaya, lahannya produktif, dan hasil pertaniannya mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Berita lainnya :  Faizan: Dorong Cabor Maksimalkan Seleksi Atlet Jelang Porkab 2025

Menurutnya, program tersebut selaras dengan visi Kabupaten Parigi Moutong yang Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan melalui Gerbang Desa, dengan fokus pembangunan berbasis desa dan penguatan sektor pertanian. Ia mengajak petani memanfaatkan momentum ini secara maksimal agar gerakan tanam tidak berhenti pada seremoni semata.

“Kita ingin gerakan ini berkelanjutan, bukan hanya hari ini, tetapi menjadi budaya produktif di desa-desa kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Nuzul Rahmat, menyebut Sulawesi Tengah ditargetkan menjadi percontohan nasional dalam Program Jaksa Mandiri Pangan, sejalan dengan agenda Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia.

Ia mengungkapkan, Kejaksaan bersama Pemda telah menyiapkan lahan seluas 5 hektare, dengan 1,5 hektare di antaranya telah ditanami jagung. Desa Lobu Mandiri menjadi titik kedua pelaksanaan program di Sulawesi Tengah setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Sigi.

Berita lainnya :  Polsek Parigi Grebek Bandar Sabu, ML Buron Polisi

“Sulawesi Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Jika dikelola optimal, bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga menyuplai ke wilayah lain,” tandasnya.

Selain sektor pertanian, sejumlah komoditas unggulan Sulawesi Tengah, termasuk tanaman keras, telah menembus pasar ekspor dan berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kegiatan ditutup dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Kajati Sulteng bersama Bupati Parigi Moutong dan jajaran Forkopimda, serta peninjauan gerakan pangan murah di lokasi kegiatan.

Penulis: (*/Ma'in)Editor: Zakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *