Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Rencana kunjungan Menteri Transmigrasi ke Kabupaten Parigi Moutong yang dijadwalkan pada 13–14 Februari 2026 resmi dibatalkan secara mendadak. Padahal, Pemerintah Daerah (Pemda) sebelumnya telah merilis rundown kegiatan dan menyiapkan sejumlah agenda peninjauan lapangan.
Informasi pembatalan tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp yang diteruskan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Setda Parigi Moutong, Moh. Rain Abdullah, Rabu (11/02/2026).
Dalam pesan itu disebutkan bahwa agenda di Parigi Moutong tidak jadi dilaksanakan karena Menteri memiliki kegiatan mendadak yang tidak dapat diwakilkan. Permohonan maaf juga disampaikan atas ketidaknyamanan tersebut.
Keputusan yang datang di tengah persiapan matang ini langsung memunculkan tanda tanya di tengah publik. Pasalnya, sejumlah pihak telah melakukan berbagai persiapan penyambutan, termasuk peninjauan lokasi-lokasi yang masuk dalam jadwal resmi kunjungan.
Sebelumnya, Pemda Parigi Moutong telah mengumumkan secara terbuka rencana kedatangan Menteri beserta rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari. Agenda tersebut dinilai strategis karena berkaitan dengan program transmigrasi dan ketenagakerjaan di daerah.
Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut terkait kemungkinan penjadwalan ulang kunjungan tersebut. Pemda Parigi Moutong juga belum memberikan penjelasan tambahan mengenai dampak pembatalan terhadap program-program yang sedianya akan ditinjau langsung oleh Menteri.
Publik pun menantikan kepastian lanjutan, mengingat kunjungan itu diharapkan mampu memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan transmigrasi dan peningkatan lapangan kerja di Parigi Moutong.















