Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) usai meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, dan Desa Euvolo, Kecamatan Siniu, Selasa malam (4/2/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut dari hasil monitoring pimpinan daerah terhadap kondisi kebakaran hutan dan kekeringan yang berpotensi meluas serta berdampak pada masyarakat dan sektor pertanian.
Dalam arahannya, Zulfinasran meminta seluruh OPD terkait segera mempersiapkan langkah teknis sesuai tugas masing-masing. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) diminta menyiapkan 400 unit tangki semprot pertanian, sekaligus mendata masyarakat serta tanaman yang terdampak, baik akibat kebakaran maupun kekeringan.
Dinas Ketahanan Pangan diarahkan untuk menyiapkan data dan menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di wilayah terdampak apabila kondisi darurat membutuhkan bantuan pangan.
Sementara itu, Dinas PUPRP diminta menyiapkan alat berat, seperti ekskavator, dozer, serta mobil tangki air guna mendukung proses pemadaman dan penanganan di lapangan.
Zulfinasran juga menginstruksikan Satpol PP, Dinas Sosial, dan BPBD untuk mengerahkan mobil tangki air serta menyiapkan personel lapangan yang siap siaga di lokasi terdampak.
Untuk memperkuat keterlibatan warga, Dinas PMD dan Bagian Pemerintahan Umum dan Hukum (PUM) diminta mengoordinasikan partisipasi masyarakat agar turun bersama tim pemadam. Selain itu, para kepala desa diperintahkan mengumumkan imbauan di seluruh rumah ibadah agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan serta meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan diminta menyiapkan tenaga kesehatan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat, sekaligus menempatkan personel di posko-posko penanganan bencana.
Sekda menegaskan pentingnya koordinasi lintas OPD dan pelaporan berjenjang guna memastikan seluruh kebutuhan di lapangan dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat.
“Mari kita laksanakan tugas sesuai ketentuan yang berlaku, dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab,” pesan Zulfinasran, seraya menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak dalam penanganan karhutla dan kekeringan di Parigi Moutong.















