banner 970x250

Pemkab Parimo Dorong Hilirisasi Kelapa Lewat Optimalisasi SIKIM

Ket. Foto : Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat langkah hilirisasi komoditas kelapa dengan mendorong pemanfaatan dan optimalisasi Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) agar memberi dampak ekonomi langsung bagi petani dan masyarakat lokal. (Dok. Diskominfo Parimo)

Parigi Moutong, Timursulawesi.id — Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat langkah hilirisasi komoditas kelapa dengan mendorong pemanfaatan dan optimalisasi Sentra Industri Kecil dan Menengah (SIKIM) agar memberi dampak ekonomi langsung bagi petani dan masyarakat lokal.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Hilirisasi Kelapa Dalam dan Optimalisasi SIKIM yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, di Ruang Rapat Sekda, Kamis sore, pukul 15.00 WITA.

banner 728x90

Dalam arahannya, Sekda Zulfinasran menegaskan peran strategis SIKIM tidak hanya sebagai pusat pengolahan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Ia mendorong agar SIKIM dapat menyerap seluruh bagian kelapa, mulai dari buah, sabut, tempurung, hingga air kelapa.

Berita lainnya :  Wujudkan Program Nasional Swasembada Pangan, Polres dan Pemda Parigi Moutong Menanam Jangung

“Kalau bisa, pihak SIKIM membeli sendiri sabut, tempurung, dan air kelapa. Ini penting agar nilai tambah kelapa tidak hanya dinikmati industri, tetapi benar-benar dirasakan oleh petani,” ujarnya.

Selain penyerapan bahan baku, SIKIM juga diarahkan untuk memaksimalkan penggunaan tenaga kerja lokal. Dari kebutuhan tenaga kerja yang diperkirakan mencapai 100 hingga 150 orang, sekitar 90 persen di antaranya akan direkrut dari masyarakat setempat sebagai bentuk pemberdayaan sumber daya manusia dan penguatan ekonomi daerah.

Berita lainnya :  Pengajian Akbar dan Santunan Yatim Penuhi Lapangan

Dalam rapat tersebut, juga dibahas kebutuhan bahan baku kelapa untuk operasional SIKIM yang diperkirakan mencapai rata-rata 70 ribu butir kelapa per hari. Untuk mendukung perencanaan tersebut, Sekda meminta dilakukan identifikasi secara rinci terkait kapasitas produksi kelapa petani per hari serta harga kelapa yang berlaku di pasaran saat ini.

Berita lainnya :  Wabup Parigi Moutong Ajak Bersatu Lawan Stunting

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi penguatan hilirisasi kelapa di Parigi Moutong sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.

Penulis: (*/Ma'in)Editor: Zakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *