Parigi Moutong, Timursulawesi.id — Upaya menggerakkan roda ekonomi rakyat mulai terlihat di Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong resmi memfungsikan pasar tematik agro buah dan kuliner pada Sabtu malam (31/1/2026), sebagai ruang baru bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh dan berkembang.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong, Sulastri, mengatakan pasar tematik ini dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi berbasis pemberdayaan masyarakat. Konsepnya dibangun dari bawah dengan melibatkan pedagang pasar tradisional di wilayah Parigi Utara dan Parigi Tengah.
“Pasar ini kami gerakkan dari pelaku usaha yang sudah ada. Saat ini sekitar 43 pedagang telah bergabung dari target lebih dari 100 pedagang,” ujar Sulastri.
Ia menjelaskan, dibukanya pasar tematik ini merupakan tindak lanjut dari gagasan Kepala Dinas Koperasi dan UKM sebelumnya, sekaligus menjadi langkah awal menghidupkan kembali aktivitas ekonomi rakyat, khususnya sektor agro buah dan kuliner lokal.
Menurutnya, keterlibatan pedagang pada tahap awal sengaja dilakukan sebagai pemicu agar pelaku usaha lain, terutama pedagang agro buah, tertarik untuk bergabung. Meski masih dalam tahap pengembangan, pemerintah daerah menegaskan konsep pasar tidak akan bergeser dari fungsi awalnya.
“Ini memang tahap awal untuk menarik minat pedagang lain. Namun konsep pasar tetap kami jaga sebagai pasar tematik agro buah,” tegasnya.
Pasar tematik tersebut direncanakan beroperasi secara rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap malam Rabu dan malam Minggu. Jadwal ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat secara bertahap dan berkelanjutan.
Sulastri mengakui, sektor agro buah saat ini belum sepenuhnya optimal karena masih menyesuaikan musim panen, khususnya komoditas durian. Kendati demikian, pemerintah daerah telah menyiapkan sekitar 10 petak khusus pedagang durian sebagai bagian dari promosi buah lokal unggulan Parigi Moutong.
“Ke depan, pasar ini kami harapkan menjadi ruang promosi sekaligus tempat masyarakat menikmati buah dan kuliner khas daerah,” katanya.
Antusiasme pedagang dan masyarakat, lanjut Sulastri, terbilang cukup tinggi. Para pelaku usaha mengapresiasi pemerintah daerah karena menyediakan ruang usaha yang nyaman, representatif, dan tidak dipungut biaya.
“Inisiatif ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Parigi Moutong, yakni membangun dari desa dengan menggerakkan ekonomi masyarakat lokal terlebih dahulu,” tambahnya.
Untuk mendukung kelancaran operasional pasar, Dinas Koperasi dan UKM juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Parigi Utara dan Parigi Tengah, serta meminta dukungan Polres Parigi Moutong terkait pengamanan kawasan pasar.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pasar tematik Desa Pangi dapat berkembang lebih meriah, menjadi pusat ekonomi rakyat, serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.








