banner 970x250

Operasional Tambang Tombi Terhenti, Yunus Dikabarkan Pulang Kendari

Ket. Foto : Aktivitas pertambangan yang selama ini menjadi denyut nadi kawasan perbukitan Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, kini mendadak senyap. (Dok. Pribadi)

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Aktivitas pertambangan yang selama ini menjadi denyut nadi kawasan perbukitan Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, kini mendadak senyap. Alat berat yang biasa bekerja siang dan malam tak lagi terdengar, menandai berhentinya operasional tambang yang selama ini dikelola oleh sosok bernama Yunus.

Kabar penghentian aktivitas tersebut dengan cepat menyebar di tengah warga dan menjadi perbincangan hangat dalam beberapa waktu terakhir. Perubahan suasana itu dirasakan langsung oleh masyarakat yang sehari-hari hidup berdampingan dengan aktivitas tambang.

banner 728x90

Aldi, warga Desa Tombi, membenarkan bahwa Yunus sudah tidak lagi menjalankan kegiatan di area tambang tersebut. Menurutnya, sosok yang selama ini identik dengan pergerakan alat berat di lokasi itu sudah lama tak terlihat.

Berita lainnya :  Di Duga Kuat Kades Ranomaisi Monopoli Kekuasaan, Tanpa Mengindahkan Aparatnya dan Masyarakat

“Yunus sudah tidak lagi beroperasi di area tambang ini,” ujar Aldi saat ditemui di sela aktivitasnya. Pernyataan itu sekaligus menandai berakhirnya satu fase penting dalam dinamika pertambangan di wilayah Ampibabo.

Ia mengungkapkan, Yunus bahkan telah kembali ke kampung halamannya di Kendari sejak sekitar lima bulan lalu. “Sudah lama dia tidak beraktivitas lagi di Tombi. Alat yang ada itu setahu saya bukan milik dia, tapi sewaan,” jelasnya.

Berita lainnya :  Sengkarut Batas Wilayah, Gubernur Gorontalo Tinjau Langsung Perbatasan dengan Sulteng

Bagi warga setempat, aktivitas tambang bukan sekadar urusan industri, melainkan bagian dari keseharian yang berdampak langsung pada ekonomi dan lingkungan desa. Karena itu, berhentinya operasional ini memunculkan beragam spekulasi, mulai dari masa depan lahan tambang hingga nasib warga yang selama ini menggantungkan penghidupan pada ekosistem tersebut.

Berita lainnya :  Polsek Parigi Grebek Bandar Sabu, ML Buron Polisi

Kini, kawasan tambang yang dulunya sibuk hanya menyisakan hamparan tanah yang membisu. Meski alasan penghentian operasional belum diketahui secara pasti, warga berharap keheningan ini membawa dampak positif, terutama bagi pemulihan lingkungan serta kejelasan arah dan regulasi pertambangan ke depan.

Penulis: (Ma'in)Editor: Zakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *