banner 970x250

Jalan Rusak Moutong Utara, DPRD Desak Pemda Bertindak Serius

Ket. Foto : Kerusakan parah jalan di Desa Moutong Utara menuai sorotan tajam dari DPRD Kabupaten Parigi Moutong. Anggota DPRD Parigi Moutong, Arifin DG Palalo, mendesak pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret menyikapi kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan tersebut. (Dok. Ipal)

Parigi Moutong, Timursulawesi.id — Kerusakan parah jalan di Desa Moutong Utara menuai sorotan tajam dari DPRD Kabupaten Parigi Moutong. Anggota DPRD Parigi Moutong, Arifin DG Palalo, mendesak pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret menyikapi kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan tersebut.

Arifin mengungkapkan, kerusakan jalan desa itu dipicu aktivitas alat berat berupa excavator milik penambang ilegal yang hilir mudik melintasi jalan warga, baik yang masih beroperasi maupun yang tengah diperbaiki. Keluhan tersebut ia terima langsung dari masyarakat saat melaksanakan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) IV.

banner 728x90

“Setiap hari kondisinya semakin hancur. Ini perlu segera disampaikan dan ditindaklanjuti oleh Bupati Parigi Moutong,” tegas Arifin, Senin (19/01/2026).

Berita lainnya :  Satu Miliar Lebih Sisa Anggaran Pilkada 2024, KPU Parimo Kembalikan Ke Kas Daerah

Menurutnya, dampak kerusakan jalan tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat. Pada musim kemarau, debu dari jalan rusak beterbangan hingga masuk ke rumah-rumah warga.

“Debu itu masuk sampai ke dapur dan menyebabkan gangguan pernapasan,” ungkapnya.

Sementara saat musim hujan, jalan tergenang air dan berubah menjadi sangat becek, sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Selain infrastruktur jalan, Arifin juga menyoroti kondisi lingkungan, khususnya Sungai di Desa Moutong Utara dan Moutong Tengah yang kini tampak keruh. Ia meminta pemerintah daerah segera melakukan normalisasi sungai untuk mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.

Berita lainnya :  Menkes Apresiasi Program Berani Sehat Sulawesi Tengah

Lebih lanjut, Arifin mengingatkan bahwa jalan tersebut seharusnya masih dalam kondisi baik. Pasalnya, pada masa kepemimpinan bupati sebelumnya, anggaran perbaikan jalan telah dikucurkan ketika Dinas PUPRP dipimpin Azis Tombolotutu.

“Dulu, jika kami melaporkan kondisi seperti ini kepada Bupati Samsurizal Tombolotutu, dalam waktu satu minggu pengaspalan sudah dilaksanakan,” ujarnya.

Namun kondisi saat ini dinilai berbeda. Meski keluhan masyarakat telah disampaikan secara berulang dan masif, hingga kini belum terlihat adanya tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah.

Berita lainnya :  Hestiwati Nanga Erwin Pimpin PMI Parigi Moutong 2025–2030, Usung Lima Komitmen Kemanusiaan

Ia pun berharap Bupati Parigi Moutong saat ini dapat segera mengalokasikan anggaran perbaikan jalan yang memadai.

“Jangan sampai anggaran tidak mencukupi sehingga pengaspalan dilakukan asal-asalan. Kami minta kualitas yang baik agar jalan bisa digunakan dalam jangka panjang,” tegas Arifin.

Saat ini, kata Arifin, masyarakat terpaksa menimbun jalan secara swadaya menggunakan pasir agar tetap bisa beraktivitas. Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah menganggarkan perbaikan jalan sepanjang 2,5 kilometer di wilayah Moutong sebagai solusi jangka panjang.

Penulis: (Ma'in)Editor: Zakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *