Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyalurkan bantuan hibah keagamaan kepada 11 Pondok Pesantren yang tersebar di sejumlah kecamatan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, mewakili Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bertempat di Ruang Rapat Bupati Parigi Moutong, Senin (29/12/2025).
Sebanyak 11 Pondok Pesantren yang menerima hibah keagamaan tersebut masing-masing berasal dari Kecamatan Siniu, Ampibabo, Toribulu, Kasimbar, Tinombo Selatan, Mepanga, Bolano Lambunu, hingga Kecamatan Bolano. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan pendidikan dan pembinaan santri di lingkungan pondok pesantren.
Dalam sambutannya, Sekda Zulfinasran menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong yang belum dapat hadir secara langsung karena masih menjalankan tugas di luar daerah.
“Sebenarnya, Bapak Bupati berencana melakukan kunjungan langsung ke beberapa pondok pesantren, sekaligus bersilaturahmi dan berdialog dengan para santri serta pimpinan pondok. Namun karena agenda dinas di luar daerah, rencana tersebut belum dapat terlaksana,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sekda menyampaikan harapan pemerintah daerah agar ke depan pondok pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan spiritual, tetapi juga mampu mengembangkan kemandirian ekonomi melalui usaha produktif.
“Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, tidak hanya dari sisi keagamaan, tetapi juga ekonomi. Jika pesantren memiliki usaha mandiri, maka akan ada pengelolaan keuangan yang berkelanjutan dan bisa terus dikembangkan bersama,” jelasnya.
Sementara itu, mewakili seluruh pondok pesantren penerima hibah, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikmah Desa Kota Nagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Ustad Margono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong atas perhatian yang diberikan.
“Mudah-mudahan pada tahun-tahun mendatang bantuan seperti ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, khususnya untuk mendukung fasilitas pembelajaran di pondok pesantren, sehingga proses pendidikan santri dapat berjalan lebih optimal,” harapnya.








