Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahPolitik

Reses Longki Djanggola Serap Aspirasi dan Teguhkan Toleransi

×

Reses Longki Djanggola Serap Aspirasi dan Teguhkan Toleransi

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Anggota Komisi II DPR RI, Longki Djanggola, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2025–2026 di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dirangkaikan dengan silaturahmi Natal dan Tahun Baru bersama kader serta simpatisan Partai Gerindra yang beragama Kristen. (Dok. Humas Partai Gerindra Sulteng)
Example 728x90

Palu, Timursulawesi.id – Anggota Komisi II DPR RI, Longki Djanggola, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2025–2026 di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini dirangkaikan dengan silaturahmi Natal dan Tahun Baru bersama kader serta simpatisan Partai Gerindra yang beragama Kristen, dan berlangsung di Aula DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Selasa (23/12/2025).

Momentum reses dimanfaatkan Longki untuk membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat. Dalam suasana yang hangat dan terbuka, warga menyampaikan beragam aspirasi, keluhan, hingga aduan yang mereka hadapi di lapangan. Dua isu utama yang paling banyak disorot adalah persoalan sertipikasi lahan pekarangan dan kebun, serta tata kelola dana desa.

Berita lainnya :  Pemda Parigi Moutong, Tetapkan PSU Pilkada Pasca Putusan MK Libur Bersama

Sebagai anggota Komisi II DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Longki menilai aspirasi terkait pertanahan tersebut sangat relevan dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia menegaskan komitmennya untuk mengawal persoalan itu agar mendapatkan perhatian serius di tingkat pusat.

Berita lainnya :  Apel Konsolidasi Operasi Madago Raya Perkuat Solidaritas Personel

“Aspirasi ini tepat sasaran dan menjadi perhatian kami di Komisi II, terutama yang berkaitan langsung dengan kepastian hukum atas tanah masyarakat,” ujar Longki dalam sambutannya.

Karena dirangkaikan dengan silaturahmi Natal dan Tahun Baru, Longki juga menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi dan kebersamaan antarumat beragama, khususnya di Sulawesi Tengah yang dikenal sebagai daerah majemuk.

Berita lainnya :  Pemeriksaan Rutin Laporan Keuangan Bapenda Parigi Moutong Menerima Kunjungan Tim Audit BPK Perwakilan Sulteng

“Sikap saling menghargai dan menghormati adalah kunci untuk menciptakan kerukunan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.

Ia berharap semangat kebersamaan dan toleransi ini terus dipelihara, sehingga mampu mewujudkan suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *