banner 970x250

Turnamen Sepak Bola “Kaka Baju Hitam” Resmi di Buka Ketua KONI Parigi Moutong

Ket. Foto : Ketua KONI Parigi Moutong Faizan Badja, SM., Resmin membukan turnamen sepak bola kaka Baju Hitam di lapangan hijau Maratim Jaya Desa Sigenti Selatan, Kecamatan Tinombo Selatan. (Dok. Timursulawesi.id)

Parigi Moutong, Timursulawesi.id – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong, Faisan Badja, S.M, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola “Kaka Baju Hitam” di Lapangan Maritim Jaya, Desa Sigenti Selatan, Kecamatan Tinombo Selatan, pada Minggu, 21 Desember 2025.

Turnamen ini bukan sekadar ajang adu strategi di lapangan hijau, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antarpecinta sepak bola. Sebanyak 24 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut, termasuk empat tim asal Kabupaten Donggala yang turut memeriahkan jalannya turnamen.

banner 728x90

Pembukaan berlangsung semarak dengan kehadiran Sekretaris KONI Parigi Moutong Supardin, Sekretaris Umum Askab PSSI Parigi Moutong Ari Safrul, panitia pelaksana, official tim, serta masyarakat setempat yang antusias menyaksikan laga pembuka.

Berita lainnya :  Pj Bupati Parigi Moutong Terima Audiensi KPP Pratama Palu Bahas Agenda Tax Gathering

Dalam sambutannya, Faisan Badja menekankan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, memiliki peran penting dalam mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Olahraga merupakan ajang silaturahmi. Itu pesan dari Abcandra Akbar Supratman,” ujar Faisan di hadapan para peserta.

Ia juga mengungkapkan dukungan penuh dari Abcandra Akbar Supratman terhadap penyelenggaraan turnamen ini, yang diwujudkan melalui fasilitasi bonus turnamen sebesar Rp100 juta sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan olahraga di daerah.

Berita lainnya :  Musyawarah PBVSI Parimo Menetapkan Abdul Sahid, Sebagai Ketua Umum Masa Bakti 2025-2029

Menurut Faisan, Turnamen Kaka Baju Hitam memiliki nilai strategis bagi pembinaan sepak bola di Parigi Moutong. Ajang ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana pemantauan bakat oleh Askab PSSI Parigi Moutong untuk menjaring pemain potensial.

Ia berharap turnamen tersebut mampu melahirkan bibit-bibit atlet berbakat yang dapat diproyeksikan menuju Liga 4 hingga memperkuat daerah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mendatang.

Berita lainnya :  Lawan Investasi Bodong dan Judi Online, Lindungi Generasi Muda

“Mari kita junjung tinggi sportivitas dan kekeluargaan. Sepak bola adalah bagian dari pesta olahraga,” tegasnya.

Menutup sambutan, Faisan berpesan kepada para wasit dan perangkat pertandingan agar menjaga integritas dan netralitas, sehingga seluruh rangkaian turnamen dapat berlangsung adil, aman, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Penulis: (Ma'in)Editor: Zakki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *