Example floating
Example floating
Example 970x250
DaerahLingkungan

Ratusan Rumah Warga di Kecamatan Balinggi Terendam Banjir

×

Ratusan Rumah Warga di Kecamatan Balinggi Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Ket. Foto : Ratusan Warga di Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong terendam Banjir akibat intensitas hujan yang tinggi. (Dok. TRC Parimo)
Example 728x90

Parigi Moutong, Timursulawesi.id– Akibat intensitas hujan yang deras mengguyur wilayah kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi tengah, pada Selasa malam 19 Agustus 2025 sekitar pukul 20:15 WITA, mengakibatkan ratusan rumah  warga di tiga Desa terendam, dikarenakan tanggul sungai Desa Balinggi jebol.

Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, ada pun tiga Desa yang terendam banjir di Kecamatan Balinggi yakni Desa Balinggi Jati 250 KK, Suli 55KK dan Dusun Balinggi 26 KK.

Berita lainnya :  Kejati Sulteng Terima Tim Inspeksi, Tekankan Transparansi Keuangan

Dari Kejadian tersebut ada kurang lebih 100 kepala keluarga atau KK, terpaksa mengungsi kelokasi yang di anggap aman diwilayah sekitar, sementara untuk jumlah korban serta kerusakan terdampak secara keseluruhan masih dalam proses pendataan.

Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Parigi Moutong Rivai menyebutkan bahwa, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan semua pihak yang ada dilokasi bencana untuk memastikan apa yang akan menjadi kebutuhan masyarakat.

Berita lainnya :  Operasi PETI Polda Sulteng, di Parigi Moutong Tuai Tanda Tanya

“Tim Reaksi Cepat BPBD kami saat ini sudah berada dilokasi terdampak untuk memastikan segala kebutuhan masyarakat yang dianggap mendesak,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan pihak sudah mengirimkan beberapa kebutuhan masyarakat yang mendesak diantara seperti tenda, selimut tidur dan matras atau tikar pengalas.

“jadi sementara ini kurang lebih 10 orang personil kami yang tergabung dalam TRC sudah berada dilokasi,” tuturnya.

Berita lainnya :  Bupati Erwin, Pimpin Panen Perdana Padi Desa Kasimbar

Selanjutnya kata ia, pihaknya pun sudah mengirimkan beberapa peruhu karet guna untuk mengefakusi warga ketempat pengungsian yang lebih aman.

“Untuk logistik berupa makan serta kebutuhan lainnya akan segerah pula kami siapkan menunggu laporan dan tim kami yang ada dilapangan saat ini,” ujarnya.

Pihaknya terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada karena mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *